slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Peristiwa Gantung Diri Menghebohkan Warga SW Mengakhiri Hidup DiGarasi Belakang Rumahnya - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Peristiwa Gantung Diri Menghebohkan Warga SW Mengakhiri Hidup DiGarasi Belakang Rumahnya

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 19 Mei 2022 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu — Jurnalis Investigasi News. Com– Warga Pekon Mataram, Gadingrejo, Pringsewu, Lampung dihebohkan dengan peritiwa gantung diri yang dilakukan seorang ibu rumah tangga berinisial SW (35), digarasi belakang rumahnya di dusun Mataram 1 Rt 06 RW 03 Pekon Mataram.

Pasalnya sebelum kejadian korban diketahui masih beraktifitas normal dan tidak mengeluhkan permasalah apapun baik kepada suami, keluarga maupun tetangga.

Suami korban, Heru Widodo (38), yang baru tiga hari pulang dari bekerja di luar negeri menceritakan, selama tiga hari bertemu istrinya tersebut, tidak ada perilaku aneh yang dilakukan istrinya. Selain itu SW juga tidak pernah mengeluh terkait sakit atau permasalahan.

Sehingga dirinya kaget, istrinya tersebut sampai nekat melakukan aksi bunuh diri.

Menurut Heru, dirinya terkahir kali bertemu korban pada pukul 03 dinihari. “Tadi malam istri saya masih sempat membukakan pintu rumah saat saya pulang main,”jelasnya

Baca Juga :  School Of Technopreneur Nusantara (SOTN), Kini Hadir di Daan Mogot

Kemudian, pagi hari sekitar jam 06.30 Wib saya sudah tidak melihat istri saya, “saya tidak ada rasa curiga karena saya pikir istri saya sedang pergi ke warung,”terangnya

Setelah beberapa lama menunggu, kata Heru meneruskan, istrinya tidak kunjung pulang, maka dirinya mencoba mencari dibelakang rumah.

“Saat saya cari dibelakang rumah, saya temukan istri saya sudah dalam posisi tergantung di garasi belakang rumah,”ungkap heru

Sementara itu, Kapolsek Gadingrejo, Iptu Anwar Mayer Siregar, SH mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi, S.IK, M.IK menjelaskan, setelah menerima laporan warga pihaknya langsung menerjunkan sejumlah personil untuk datang ke TKP.

Saat petugas datang, korban masih dalam posisi menggantung dengan leher terjerat tali tambang yang diikatkan di atap garasi.

Baca Juga :  Memperingati Hari Donor Darah Sedunia. Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Lakukakn Donor Darah di Suzuya Mall Kota Langsa.

Setelah melakukan olah Tempat kejadian perkara di TKP, kemudian korban dievakuasi, dan dilakukan pemeriksaan bersama tenaga medis dari Puskesmas Gadingrejo

“Hasil pemeriksaan, ditubuh korban tidak ditemukan tanda bekas kekerasan dan terdapat ciri khas bunuh diri,”ungkap Kapolsek Gadingrejo melalui rilis humasnya pada Kamis siang

Diungkapkan Kapolsek, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait motif korban sampai nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

“Untuk dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat bunuh diri, namun motifnya masih kami dalami,” ungkap iptu mayer

Lebih lanjut Kapolsek menyampaikan, pihak Keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tak bersedia dilakukan proses outopsi pada jenazah.

“Lantaran keluarga korban tidak bersedia dilakukan proses outopsi, maka jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman.”tandasnya

Red(Yudi/Humas)

Berita Terkait

Ahli Waris Keluhkan Birokrasi TPU Tegal Alur, Pemakaman Orang Tua Tertahan di Tengah Duka
Peringati Hari Santri Nasional, PP Santri Pasundan Silaturahmi dengan Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Hengki, S.I.K., M.H
Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Kepedulian, Salurkan Bantuan Sembako di TPA Maratus Tsaniah Bogor
Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Edukasi Belajar Sambil Bermain, Kenalkan Dunia Kepolisian Kepada Siswa RA Ibnu Hazar
Brimob Polda Metro Jaya Hadir untuk Kelancaran Lalu Lintas Sekitar SMPN 19 Bekasi
Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi Hotel Kempinski Jelang 5th Conference on Creative Economy di Jakpus
Brimob Metro Jaya Sterilisasi Hotel Kempinski Jelang World Conference on Creative Economy 2026
Brimob Metro Jaya Bantu Penyeberang Jalan, Aktivitas Sekolah Lebih Aman
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:45 WIB

Ahli Waris Keluhkan Birokrasi TPU Tegal Alur, Pemakaman Orang Tua Tertahan di Tengah Duka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Peringati Hari Santri Nasional, PP Santri Pasundan Silaturahmi dengan Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Hengki, S.I.K., M.H

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Kepedulian, Salurkan Bantuan Sembako di TPA Maratus Tsaniah Bogor

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Edukasi Belajar Sambil Bermain, Kenalkan Dunia Kepolisian Kepada Siswa RA Ibnu Hazar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi Hotel Kempinski Jelang 5th Conference on Creative Economy di Jakpus

Berita Terbaru