slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Oknum Guru SMA 1 Way Lima di duga Kangkangi Aturan Perpers - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Oknum Guru SMA 1 Way Lima di duga Kangkangi Aturan Perpers

Avatar

- Jurnalis

Senin, 18 September 2023 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Lampung Jurnalis Investigasi news Com –
Sikap arogan kembali dilakukan oleh oknum tenaga pendidik ,guru yang seharusnya bisa memberikan sikap yang baik serta mampu mengayomi para siswanya,justru sebaliknya para siswa ini malah mendapatkan Intimidasi.Perlakukan kurang baik Ini terjadi pada Alumni Siswa SMAN 1 Way Lima Kabupaten Pesawaran,saat para siswa ini hendak mengambil Ijazah yang tertahan lantaran belum menulasi pembayaran uang komite.

“Ow kamu yang namanya Dwi Hanum,hebat kamu ya,bawa-bawa LSM ,bukan diambil baik-baik,bawa LSM,bawa surat keterangan miskin ,Besok kalo mereka datang lagi kesekolah kamu yang gantian kami datangi kerumah,hebat kamu ,gurunya disuruh berhadapan sama LSM “cetus dari salah satu guru disekolah tersebut melalui pesan Whats App ke salah satu murid.

Perlakukan yang sama juga dilakukan oleh Maysuri salah satu Bendahara di Sekolah tersebut,dirinya kekekeh tidak mau menyerahkan Ijazah yang diminta oleh para siswa itu,berdalih penahanan ijazah tersebut didasarkan adanya instruksi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Dishub Kota Langsa Laksanakan Kegiatan Menggatur Jalan Sistem Satu Arah.

” Apa pun alasannya, kami tetap tidak bisa memberikan ijazah kepada siswa yang lulus, kalo mereka belum melunasi tunggakan uang komitenya, itu saja,” ucap Bendahara Sekolah, Maysuri, Senin (18/9/23)

Beda jika siswa yang tidak sanggup melunasi uang komite tersebut, merupakan siswa dari keluarga tidak mampu dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu yang telah ditandatangani kepala desanya.

“Kami juga tidak kaku- kaku amat sama soal nahan ijazah ini, pokoknya asal siswa lulus tersebut, melampirkan surat keterangan tidak mampu dari desa, saya jamin pasti ijazahnya kami berikan,” kilah Maysuri

Sebab sambungnya, apa yang telah menjadi keputusan dari pihak Komite Sekolah, bukankah sudah merupakan hasil rapat, yang keputusannya telah disepakati dan disetujui para wali siswa.Dan perlu di ketahui ujar Maysuri, kalau hanya menyandarkan besaran biayai rutin dan tak terduga dari keperluan sekolah kepada dana BOS yang diterima, sangatlah kurang dan jauh dari kata cukup.

Baca Juga :  Polres Pringsewu Gelar Kegiatan Peningkatan Kemampuan Komunikasi Digital Dalam Berinteraksi Melalui Media Digital

” Kami juga gak mau nahan- nahan ijazah kalo semua biaya operasional yang kita terima cukup. Ini gimana, utang sekolah saja sudah banyak, ijazah mau gratis, enak amat,” ketusnya.

Sementara itu menyikapi permasalahan tersebut Safrudin Tanjung selaku ketua Harian Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB),menyayangkan atas sikap dan perilaku dari oknum guru dan bendahara sekolah tersebut yang terkesan arogan, tidak sama sekali mencerminkan seorang tenaga pendidik.

“Kita sangat menyayangkan atas apa yang telah dilakukan oleh oknum guru itu,ngapain juga Whats App dengan bahasa seperti itu dan saya tegaskan lagi bagi sekolah mana pun tidak diperbolehkan menahan ijazah dengan dalih apa pun apalagi lantaran belum membayar uang komite “tegas Tanjung.

Pewarta : Team

Berita Terkait

Tujuh Tahun Mengabarkan Kebenaran, Media Lensa Polri Rayakan HUT dengan Santunan Anak Yatim
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Tambora Bergerak ! Warga Jakarta Barat Bahu-Membahu Lawan Ancaman Si Jago Merah
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Kunjungi Pesta Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar Tambora
Peringati Hari Kemerdekaan Ke-81 RI, Pengurus RW 011 Tegal Alur Gelar Upacara Bendera
Warga Keluhkan Kekeringan, Polresta Tangerang Segera Salurkan Bantuan Air Bersih ke Puri Harmoni 2 Extension
Tim Buser Polsek Kalideres Tangkap Jambret Spesialis Anak-anak, Motifnya Beli Sabu
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Tujuh Tahun Mengabarkan Kebenaran, Media Lensa Polri Rayakan HUT dengan Santunan Anak Yatim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:03 WIB

HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Tambora Bergerak ! Warga Jakarta Barat Bahu-Membahu Lawan Ancaman Si Jago Merah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Kunjungi Pesta Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar Tambora

Berita Terbaru