slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Masyarakat Melihat Sikap Haji Heri Tanda Kebaikan Almarhum Haji Lulung Telah Lahir Kembali di Jakarta - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Masyarakat Melihat Sikap Haji Heri Tanda Kebaikan Almarhum Haji Lulung Telah Lahir Kembali di Jakarta

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 1 Maret 2023 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah cita-cita sejak kecil H.Heri Mulyo Sugiharto, yang juga lahir dari rahim seorang perempuan Betawi tulen Tanah Abang, Heri harus selalu siap ditugaskan dimana saja.

Karena menjadi pengawal keutuhan wilayah Nusantara sebagai prajurit, tentunya sudah siap bertugas jauh dari tanah kelahiran untuk membantu masyarakat dan menjaga keutuhan negara.
Hal ini juga dialami oleh banyak dari saudara-saudara sebangsa setanah air kita yang memilih berkarir dengan mengabdi sebagai prajurit TNI.

Tak terkecuali dengan seorang anggota TNI Marinir Angkatan Laut yakni H.Heri Mulyo Sugiharto, seorang anak Betawi asli Tanah Abang, Jakarta Pusat yang pernah mendapat tugas sebagai pelatih Marinir karena sebelumnya Heri telah menjuarai kejuaraan dunia sebagai atlit karate perwakilan dari TNI Marinir.
Kemudian, karena sering turun tangan membantu masyarakat dan kecintaannya kepada seluruh umat beragama, Heri yang masih berstatus sebagai Marinir, baru-baru ini diminta oleh masyarakat Jakarta Barat untuk menjadi penyambung lidah masyarakat Jakarta di DPRD, supaya dapat mewakili jeritan suara rakyat miskin di pemerintahan legislatif, agar tidak lagi ada dari masyarakat yang kesulitan untuk membangun dan mengembangkan seni, budaya, dan usaha-usaha kecil.
“Jakarta Bersih dan Amanah” yang berarti layak di isi oleh seorang mantan Marinir yang tekun dalam menjalankan syariat agama.


Adapun, lelaki ramah yang sederhana ini adalah putra dari pasangan bapak Abdulah bin Yahya dan ibu Rogayah binta’lab. Orang tuanya hanya orang Betawi sederhana yang berprofesi sebagai perintis kemerdekaan di KKO dan pedagang makanan kecil di Tanah Abang Jakarta Pusat.

Namun hal itu tak menyurutkan langkah Heri untuk menggapai cita-cita guna mewujudkan keamanan, dan kenyamanan masyarakat Jakarta dari segala kesulitan persoalan hidup, baik ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan terpenting hukum.
Melihat kegiatan yang telah dijalankan Heri di Majelis Sholawat memiliki pengaruh besar dan dapat secara langsung dirasakan oleh keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Bimbingan Teknis ( Bimtek ) Kader Pangan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman ( B2 SA ) di Tangerang Stunting Tahun 2023

Bahkan Heri membuatkan legalitas pendirian dibeberapa yayasan dan sanggar-sanggar silat, seni, dan budaya, membantu masyarakat yang dikeluarkan dari sekolah karena tidak memiliki kemampuan membayar SPP, membantu orang sakit tanpa mengeluarkan biaya, dan mengakomodir segala kesulitan hukum masyarakat secara gratis.

Sementara itu, masyarakat sangat berharap dirinya perlu hadir mengisi Legislatif mengisi kembali kekosongan figur Almarhum Haji Lulung Lunggana yang juga orang Betawi asli juga dekat dengan tokoh-tokoh masyarakat dan agama, majelis ta’lim dan sanggar silat, serta anak-anak pensiunan militer FKPPI di antero negeri, agar turut dapat mendukung segala kegiatan positif masyarakat untuk mengangkat lebih tinggi lagi Kesenian, Budaya, dan Ekonomi Kerakyatan serta Hukum dan Keadilan.JAKARTA — Menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah cita-cita sejak kecil H.Heri Mulyo Sugiharto, yang juga lahir dari rahim seorang perempuan Betawi tulen Tanah Abang, Heri harus selalu siap ditugaskan dimana saja.

Karena menjadi pengawal keutuhan wilayah Nusantara sebagai prajurit, tentunya sudah siap bertugas jauh dari tanah kelahiran untuk membantu masyarakat dan menjaga keutuhan negara.
Hal ini juga dialami oleh banyak dari saudara-saudara sebangsa setanah air kita yang memilih berkarir dengan mengabdi sebagai prajurit TNI.

Tak terkecuali dengan seorang anggota TNI Marinir Angkatan Laut yakni H.Heri Mulyo Sugiharto, seorang anak Betawi asli Tanah Abang, Jakarta Pusat yang pernah mendapat tugas sebagai pelatih Marinir karena sebelumnya Heri telah menjuarai kejuaraan dunia sebagai atlit karate perwakilan dari TNI Marinir.
Kemudian, karena sering turun tangan membantu masyarakat dan kecintaannya kepada seluruh umat beragama, Heri yang masih berstatus sebagai Marinir, baru-baru ini diminta oleh masyarakat Jakarta Barat untuk menjadi penyambung lidah masyarakat Jakarta di DPRD, supaya dapat mewakili jeritan suara rakyat miskin di pemerintahan legislatif, agar tidak lagi ada dari masyarakat yang kesulitan untuk membangun dan mengembangkan seni, budaya, dan usaha-usaha kecil.
“Jakarta Bersih dan Amanah” yang berarti layak di isi oleh seorang mantan Marinir yang tekun dalam menjalankan syariat agama.
Adapun, lelaki ramah yang sederhana ini adalah putra dari pasangan bapak Abdulah bin Yahya dan ibu Rogayah binta’lab. Orang tuanya hanya orang Betawi sederhana yang berprofesi sebagai perintis kemerdekaan di KKO dan pedagang makanan kecil di Tanah Abang Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Kota Administrasi Jakarta Barat Akan Mewujudkan "Destinasi Edukasi Pengelolaan Sampah"

Namun hal itu tak menyurutkan langkah Heri untuk menggapai cita-cita guna mewujudkan keamanan, dan kenyamanan masyarakat Jakarta dari segala kesulitan persoalan hidup, baik ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan terpenting hukum.
Melihat kegiatan yang telah dijalankan Heri di Majelis Sholawat memiliki pengaruh besar dan dapat secara langsung dirasakan oleh keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar.

Bahkan Heri membuatkan legalitas pendirian dibeberapa yayasan dan sanggar-sanggar silat, seni, dan budaya, membantu masyarakat yang dikeluarkan dari sekolah karena tidak memiliki kemampuan membayar SPP, membantu orang sakit tanpa mengeluarkan biaya, dan mengakomodir segala kesulitan hukum masyarakat secara gratis.

Sementara itu, masyarakat sangat berharap dirinya perlu hadir mengisi Legislatif mengisi kembali kekosongan figur Almarhum Haji Lulung Lunggana yang juga orang Betawi asli juga dekat dengan tokoh-tokoh masyarakat dan agama, majelis ta’lim dan sanggar silat, serta anak-anak pensiunan militer FKPPI di antero negeri, agar turut dapat mendukung segala kegiatan positif masyarakat untuk mengangkat lebih tinggi lagi Kesenian, Budaya, dan Ekonomi Kerakyatan serta Hukum dan Keadilan.

Berita Terkait

JMI Aksi di Kejaksaan Agung dan BGN, Serahkan Buku “Gurita Korupsi Sonny Sanjaya & Dadan Hindayana
GARDU Pulih Korban Gugat Negara Rp5 Triliun, Soroti Dugaan Pengabaian Hak Anak Korban
PPUI Bongkar Tekanan Kerja dan Minimnya Perlindungan Pekerja di UI
Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online
Alwiyah Ahmad Desak Pemerintah Tingkatkan Pengawasan dan Standar Daycare
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Bawaslu DKI Jakarta Kolaborasi dengan Praktisi Hukum DPN PERADI SAI.
IWSS Gelar Halal Bihalal dan Peringati Hari Kartini, Tegaskan Perempuan Tangguh dan Soliditas Organisasi
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:08 WIB

JMI Aksi di Kejaksaan Agung dan BGN, Serahkan Buku “Gurita Korupsi Sonny Sanjaya & Dadan Hindayana

Kamis, 30 April 2026 - 17:59 WIB

GARDU Pulih Korban Gugat Negara Rp5 Triliun, Soroti Dugaan Pengabaian Hak Anak Korban

Kamis, 30 April 2026 - 17:49 WIB

PPUI Bongkar Tekanan Kerja dan Minimnya Perlindungan Pekerja di UI

Rabu, 29 April 2026 - 21:55 WIB

Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online

Rabu, 29 April 2026 - 13:37 WIB

Alwiyah Ahmad Desak Pemerintah Tingkatkan Pengawasan dan Standar Daycare

Berita Terbaru