slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) JP Propinsi Lampung adakan Diskusi Publik - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) JP Propinsi Lampung adakan Diskusi Publik

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 13 Februari 2022 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Jurnalisinvestigasinews.com
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bara JP Provinsi Lampung mengadakan Diskusi Publik Tentang Pemberantasan Mafia Tanah dan Solusi nya yang dilaksanakan di Gedung Lamban Kuning Way Hui, Sukarame Bandar Lampung, Sabtu 12 Februari 2022.

Hadir dalam acara tersebut Staf Khusus Menteri Agraria, DPD RI Perwakilan Provinsi Lampung Bustami Zainudin,S.Pd.M.H, Tokoh Masyarakat Irjenpol Purn Ike Edwin, Akademisi Unila, Jajaran Pengurus DPD Bara JP, DPC Bara JP Kabupaten Kota, Perwakilan Organisasi Pengusaha, Organisasi Hukum, Organisasi Pers, serta masyarakat.

Dalam pemamparan nya dr. Really Reagen selaku ketua panitia menyampaikan “Kegiatan ini di adakan oleh Bara JP Provinsi Lampung berangkat dari persoalan-persoalan sengketa tanah yang sudah berlarut-larut, sehingga kami merasa bahwa kami harus hadir di masyarakat untuk memperjuangkan Hak mereka serta memutus mata rantai Mafia Tanah ini”. Ujar nya

Baca Juga :  Soal Sampah Berserakan, Kasudin Minta Kasatpel LH Kecamatan Cengkareng Tuntaskan Masalah Itu

Sementara itu Dang Ike sapaan akrab Irjenpol Purn. Ike Edwin mengtakan “Kita kita memiliki kemauan bersama antara kedua belah pihak yang bersengketa, kemudian Hadir Kepolisian, badan pertanahan, tokoh adat dan masyarakat maka persoalan ini akan sangat mudah dan cepat selesai karena persoalan nya ada di keinginan kita bersama”. Tutur Dang Ike

Dalam pemaparan nya Stafsus Menteri ATR/BPN menyampaikan “Saya selaku statsus pak menteri yang fokus saya dalam persefektif adat sehingga diskusi hari ini akan menjadi masukan yang sangat penting kepada menteri”. Paparnya

Baca Juga :  Polisi Luruskan, Bus Pariwisata Masuk Sungai, Bukan Masuk Jurang

Acara di isi dengan sesi tanya jawab yang oleh peserta yang hadir dalam acara tersebut dengan menghasilkan beberapa point Rekomendasi penting yakni

  1. Peserta meminta Kepada Menteri Atr /Bpn untuk melakukan pengukuran ulang atas HGU yang ada di Provinsi Lampung.
  2. Jika di temukan HGU yang Wanprestasi maka HGU tersebut Harus dicabut.
  3. Marga-marga adat yang ada diberikan hak pengelolaan hutan sesuai dengan PP No 23 Tahun 2021 tentang pengelolaan hutan.
  4. Warga di tanah register yang sudah memiliki desa / kampung definitif maka tanah tersebut harus di lepaskan.
  5. Menyepakati Forum Bersama penyelesaian sengketa Tanah.
  6. Mendorong pembentukan Perda Adat di setiap Daerah.

P.Tambunan.

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru