JAKARTA – Jurnalis Investigasi news.Com– Pemerintah Kota Jakarta Barat lewat Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melakukan Sosialisasi tahapan pemilihan umum tahun 2024 di Gedung Walikota Ruang Ali Sadikin Blok A. Senin (30/5/2022).
Dalam pelaksanaannya giat tersebut,dihadiri Wali Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko Setua KPU Provinsi DKI Sunardi SE.S.M ,beserta Wakil KA Polres Dandim 0503/Jakarta Barat dan Ketua KPUD.H Cucum Sumardi
serta Organisasi Kemasyarakat di Kota Jakarta Barat .FKUB,FKDM FPK.Karang Taruna.

Bersama ini, pelaksanaan sosialisasi dibuka secara resmi, Wali Kota Jakarta barat Yani Wahyu Porwoko membacakan sambutannya Wali Kota dalam sambutannya.
“Dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Anggota Legislatif secara demokratis,sesuai dengan isi dari Undang – Undang Pasal 126 Nomor,15 Tahun 2011 dalam pelaksanaan tugas, wewenang dan kewajibannya penyelenggara pemilu.Pemerintah Daerah wajib memberikan bantuan dan fasilitas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Dengan begitu, Wahyu melanjutkan sambutan menurutnya, Pemilihan Umum memang dilaksanakan oleh KPU dan Pengawasannya dilaksanakan oleh Badan Pengawas Pemilu,meski demikian Pemilu juga membutuhan dukungan stakeholder lain diluar penyelenggara tersebut.
“Pemerintah Daerah, Jajaran Kepolisian Polres, Jajaran TNI, Pemerintah kelurahan serta masyarakat,” urainya.

Dengan begitu, urai dia,sosialisasi tersebut perlu diselenggarakan, serta diharapkan mampu memberikan pemahaman serta meningkatkan koordinasi antara berbagai unsur yang terlibat,agar penyelenggaraan pemilu berjalan dengan tertib dan lancar.
Sementara itu, Wahyu menambahkan, terkait hal tersebut,ada beberapa hal krusial yang perlu diperhatikan. “Pertama jadwal tahapan pemilukada terkait kenetralan PNS, data penduduk pemilih, kampanye dan tata cara pemungutan serta penghitungan suara,” katanya.
Hal ini, kata dia, bakal menjadi pemicu dan pemacu konflik.Untuk itu, menurut dia,sebagai upaya untuk menjamin agar pemilu dapat berjalan secara baik.
“Khususnya kepada para PNS, kami berharap agar dapat arif dan bijak dalam bersikap dan berperilaku.Karena hal itu telah tersirat dalam akronim singkatan ,PNS, Profesional, Netral dan Simpatik,” pungkasnya.
Fifi/Rham/Red







