slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

KPBI Dorong Pembentukan Federasi Sektor Jasa dan Keuangan - JURNAL INVESTIGASI NEWS

KPBI Dorong Pembentukan Federasi Sektor Jasa dan Keuangan

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA jurnalisinvestigasinews.com — Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) mendorong penguatan organisasi pekerja di sektor jasa dan keuangan. Sektor ini dinilai sebagai salah satu sektor strategis yang hingga kini belum memiliki kekuatan serikat pekerja yang cukup kuat dan terorganisir.

 

Ketua KPBI, Ilhamsyah, mengatakan sektor jasa dan keuangan merupakan salah satu sektor prioritas yang diputuskan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KPBI, bersama sektor pertambangan, pelabuhan atau transportasi, serta perkebunan.

 

“Sektor jasa dan keuangan adalah sektor strategis, tetapi selama ini belum memiliki serikat yang kuat, militan, dan progresif seperti yang kita lihat di sektor-sektor industri lainnya,” ujar Ilhamsyah dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

 

Menurut dia, jutaan pekerja di sektor jasa dan keuangan menghadapi berbagai persoalan ketenagakerjaan yang tidak ringan. Mulai dari ketidakpastian hubungan kerja, sistem kontrak yang berkepanjangan, praktik alih daya (outsourcing), hingga tekanan target kerja yang tinggi.

 

Baca Juga :  Heroik…!!! Babinsa Koramil04 CK  Bekuk Pelaku Penusukan Senjata Tajam

“Banyak pekerja dipaksa mengejar target penjualan dengan tekanan yang besar, tetapi tidak memiliki kepastian kerja dan perlindungan yang memadai,” kata Ilhamsyah.

 

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa modernisasi sektor jasa dan keuangan tidak selalu sejalan dengan peningkatan perlindungan bagi pekerjanya.

 

Ilhamsyah menambahkan, tanpa organisasi yang kuat, pekerja akan terus berada dalam posisi yang lemah di hadapan perusahaan. Karena itu, menurut dia, pembangunan organisasi serikat pekerja di sektor jasa dan keuangan menjadi agenda penting yang harus segera diwujudkan.

 

“Tanpa organisasi yang kuat, pekerja hanya akan terus menjadi objek eksploitasi. Karena itu, penting bagi pekerja di sektor ini untuk bersatu dan membangun kekuatan organisasinya sendiri,” ujarnya.

 

KPBI, lanjut Ilhamsyah, mendorong pembentukan Federasi Sektor Jasa dan Keuangan sebagai wadah perjuangan bersama bagi pekerja di berbagai subsektor, mulai dari perbankan, asuransi, pembiayaan, perusahaan teknologi finansial (fintech), hingga berbagai bidang jasa lainnya.

Baca Juga :  Wisuda Purnabakti Pengayoman, Tradisi Baru Kemenkumham

 

Menurut dia, kehadiran federasi tersebut akan memperkuat konsolidasi pekerja lintas perusahaan serta meningkatkan posisi tawar pekerja dalam memperjuangkan hak-haknya.

 

“Kita berharap federasi ini menjadi alat organisasi yang kuat untuk melawan ketidakadilan dan memperjuangkan hak-hak pekerja di sektor jasa dan keuangan,” kata Ilhamsyah.

 

Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi yang lebih luas dalam waktu dekat. Menurut Ilhamsyah, setelah momentum Lebaran, para pekerja di sektor jasa dan keuangan perlu menggelar pertemuan yang lebih besar untuk memperkuat jaringan organisasi.

 

“Kita harus melakukan konsolidasi yang lebih besar, lebih solid, dan lebih militan. Perjuangan ini tidak bisa ditunda,” ujarnya.

 

Ilhamsyah menilai pembentukan organisasi yang kuat di sektor jasa dan keuangan merupakan langkah penting untuk membangun solidaritas pekerja sekaligus memperbaiki kondisi kerja yang lebih adil.

 

“Saatnya pekerja di sektor jasa dan keuangan memiliki barisan perjuangannya sendiri,” kata dia.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Ahli Waris Keluhkan Birokrasi TPU Tegal Alur, Pemakaman Orang Tua Tertahan di Tengah Duka
Peringati Hari Santri Nasional, PP Santri Pasundan Silaturahmi dengan Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Hengki, S.I.K., M.H
Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Kepedulian, Salurkan Bantuan Sembako di TPA Maratus Tsaniah Bogor
Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Edukasi Belajar Sambil Bermain, Kenalkan Dunia Kepolisian Kepada Siswa RA Ibnu Hazar
Brimob Polda Metro Jaya Hadir untuk Kelancaran Lalu Lintas Sekitar SMPN 19 Bekasi
Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi Hotel Kempinski Jelang 5th Conference on Creative Economy di Jakpus
Brimob Metro Jaya Sterilisasi Hotel Kempinski Jelang World Conference on Creative Economy 2026
Brimob Metro Jaya Bantu Penyeberang Jalan, Aktivitas Sekolah Lebih Aman
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:45 WIB

Ahli Waris Keluhkan Birokrasi TPU Tegal Alur, Pemakaman Orang Tua Tertahan di Tengah Duka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Peringati Hari Santri Nasional, PP Santri Pasundan Silaturahmi dengan Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Hengki, S.I.K., M.H

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Kepedulian, Salurkan Bantuan Sembako di TPA Maratus Tsaniah Bogor

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Edukasi Belajar Sambil Bermain, Kenalkan Dunia Kepolisian Kepada Siswa RA Ibnu Hazar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi Hotel Kempinski Jelang 5th Conference on Creative Economy di Jakpus

Berita Terbaru