slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Modus Baru Jelang Idul Adha: Surat Kurban Palsu Catut Nama Sudin Sosial Jakbar - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Modus Baru Jelang Idul Adha: Surat Kurban Palsu Catut Nama Sudin Sosial Jakbar

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H (Kurban 2025), masyarakat dan para pengusaha di Jakarta Barat dihebohkan dengan beredarnya surat permohonan sumbangan hewan kurban yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Satgassos (FK-SATGASSOS) lengkap dengan kop dan stempel bertuliskan Suku Dinas Sosial Jakarta Barat.

Surat tersebut disinyalir menyasar sejumlah sekolah, donatur dan pengusaha lokal, berisi daftar harga hewan kurban serta struktur kepanitiaan. Bahkan, terdapat surat tugas atas nama seseorang bernama Syarifudin yang ditunjuk sebagai “Petugas Pencari Dana”, lengkap dengan tanda tangan Ketua Panitia FK-SATGASSOS, DJPmingan, HP.

Namun, kebenaran surat ini segera dibantah secara tegas oleh Kepala Suku Dinas Sosial (Kasudin Sosial) Kota Administrasi Jakarta Barat, Suprapto, yang memastikan bahwa dokumen tersebut tidak sah dan bersifat palsu.

“Tidak ada itu yang namanya Satgassos di lingkungan Sudin Sosial Jakarta Barat. Itu surat palsu,” ujar Suprapto saat dikonfirmasi pada Jumat (9/5/2025).

Baca Juga :  Warga Minta Pemkot Jakbar Jangan"Cuek"Soal Kali Yang Sudah Dangkal

Suprapto juga menambahkan, pihaknya telah melakukan pengecekan internal terhadap nama-nama yang tercantum di dalam surat tersebut, termasuk Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial yang namanya juga tidak sesuai dengan pejabat yang sedang menjabat saat ini.

“Nama yang dicantumkan sebagai Kepala Seksi pun berbeda. Itu semakin memperkuat bahwa ini adalah upaya pemalsuan dokumen,” tegasnya.

Menanggapi potensi penipuan ini, Suprapto mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha agar lebih waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai perwakilan dari Suku Dinas Sosial. Ia meminta agar setiap bentuk permintaan donasi atau partisipasi yang mencatut nama instansi pemerintah selalu dikroscek kebenarannya melalui saluran resmi.

“Kami minta masyarakat berhati-hati dan jangan mudah percaya pada surat atau permintaan dana yang mencatut nama kami. Lakukan klarifikasi langsung ke kantor Sudin Sosial atau melalui kanal resmi,” ujarnya.

Baca Juga :  Rencana Pembangunan Pasar Baru Kedondong Menuai Protes Dari Para Pedagang.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa menjelang hari-hari besar keagamaan kerap dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk menjalankan modus penipuan berkedok amal. Pemalsuan dokumen dan cap instansi pemerintah bukan hanya tindakan kriminal, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga sosial dan kegiatan keagamaan yang sebenarnya suci.

Suprapto menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menelusuri pelaku di balik surat palsu tersebut dan mengambil langkah hukum yang diperlukan.

“Kami akan laporkan ini agar bisa ditindak sesuai hukum yang berlaku. Ini tindakan serius, bukan sekadar kesalahan administratif,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari korban yang mengalami kerugian akibat surat tersebut, namun pihak Sudin Sosial mengimbau agar masyarakat yang pernah menerima atau mencurigai surat serupa segera melaporkan ke pihak berwenang.*

Berita Terkait

Tujuh Tahun Mengabarkan Kebenaran, Media Lensa Polri Rayakan HUT dengan Santunan Anak Yatim
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Tambora Bergerak ! Warga Jakarta Barat Bahu-Membahu Lawan Ancaman Si Jago Merah
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Kunjungi Pesta Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar Tambora
Peringati Hari Kemerdekaan Ke-81 RI, Pengurus RW 011 Tegal Alur Gelar Upacara Bendera
Warga Keluhkan Kekeringan, Polresta Tangerang Segera Salurkan Bantuan Air Bersih ke Puri Harmoni 2 Extension
Tim Buser Polsek Kalideres Tangkap Jambret Spesialis Anak-anak, Motifnya Beli Sabu
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Tujuh Tahun Mengabarkan Kebenaran, Media Lensa Polri Rayakan HUT dengan Santunan Anak Yatim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:03 WIB

HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Tambora Bergerak ! Warga Jakarta Barat Bahu-Membahu Lawan Ancaman Si Jago Merah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Kunjungi Pesta Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar Tambora

Berita Terbaru