slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Seorang Ibu Diamankan Polres Brebes Setelah Aniaya Tiga Anaknya. Satu Orang Meninggal Dunia - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Seorang Ibu Diamankan Polres Brebes Setelah Aniaya Tiga Anaknya. Satu Orang Meninggal Dunia

Avatar

- Jurnalis

Senin, 21 Maret 2022 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES -Jurnalis Investigasi News-  Fitrah seorang ibu yang menjadi pelindung dan mengasihi anak-anaknya, agaknya tidak berlaku bagi wanita berinisial KU. Ibu tiga orang anak, warga desa Tonjong, Kecamatan Tonjong Kab. Brebes  ini diduga tega menggorok tiga orang anaknya pada Minggu ,(20/3/2022) dini hari.

Akibat perbuatannya satu anaknya tak tertolong dan dua lainnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Terkait peristiwa tragis tersebut, Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan KU saat ini telah diamankan di Mapolres Brebes.

“Personil Polsek setempat bersama warga menangkap yang bersangkutan dini hari tadi. Petugas Polres kemudian langsung meluncur, saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres dan menjalani pemeriksaan,” ungkap Kapolres.

Adapun tiga anak KU yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut antara lain ATAYA RAMADHANI KHALATIF, 7 tahun (Meninggal Dunia), KAMILA SYAHI ZAKIA Binty AKHMAD LATIF, 10 Tahun (luka-luka) dan EMIL, 5 Th (Luka luka).

Baca Juga :  Destinasi Wisata Taman Tirta Asry Mengikuti Lomba Pariwisata Tingkat Kabupaten

“Satu anak meninggal akibat luka di bagian leher sedangkan dua lainnya tertolong meskipun mengalami luka sayatan di bagian yang sama. Dua korban selamat dibawa ke rumah sakit Siti Aminah Bumiayu untuk menjalani perawatan,” tambahnya.

Sejauh ini, lanjut Kapolres, pihak kepolisian sudah memeriksa tiga orang saksi terkait kejadian tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Tonjong, AKP M Yusuf, menerangkan kronologi kejadian bermula sekitar pukul 04.30 WIB saat Khamidah, bibi pelaku yang tinggal satu rumah mendengar teriakan dari dalam kamar pelaku.

“Dibantu seorang tetangga bernama Irwan, akhirnya Khamidah berupaya membuka kamar KU. Mulai dengan mencongkel hingga akhirnya mendobrak kamar. Para saksi kejadian itu menemukan para korban dalam kondisi menyedihkan. Satu orang anak meninggal akibat sayatan di leher dan dua lainnya masih tertolong dan langsung kita bawa ke puskesmas yang kemudian merujuknya ke rumah sakit,” ungkap Yusuf.

Baca Juga :  Enam Pekon Kecamatan Limau Menerima BLT-BBM/PKH Untuk Tahap Dua TA 2022

Pelaku KU, kata Yusuf, langsung ditangkap di TKP. Wanita 40 tahun itu ditangkap saat berada di kamar bersama anak-anaknya yang bersimbah darah akibat perbuatannya dan tak melawan saat ditangkap petugas.

“Terduga pelaku langsung kita bawa ke Polsek dan saat ini sudah dijemput tim Reskrim Polres untuk proses pemeriksaan selanjutnya,” terangnya.

Berdasar informasi di lapangan, diketahui KU berprofesi sebagai perias pengantin dan dikenal tertutup. Suaminya, Akhmad Latif, beberapa tahun terakhir bekerja sebagai wiraswastawan di Jakarta.

“Dulu pernah bekerja sebagai satpam, namun kabar terakhir suami yang bersangkutan beralih wiraswasta,” tutur Kapolsek.

(Adi/red)

Berita Terkait

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Berita Terbaru

Kebijakan publik

JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:27 WIB