slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Nasib Mantan Pejuang GAM yang Tak Tersentuh Perhatian Pemerintah Aceh - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Nasib Mantan Pejuang GAM yang Tak Tersentuh Perhatian Pemerintah Aceh

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 31 Mei 2022 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur — Jurnalis Investigasi News. Com— Seorang mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) didama pulo dua Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur, kini hidupnya sangat miskin dan luput dari pemerintah Aceh serta pandangan petingginya GAM. Selasa 31/05/2022.

M. Jamil atau yang akrap disapa dalam masa komflik jamin udep mate, diceritakan kepada sejumlah awak media, bahwa dirinya merasa sangat tidak diperdulikan lagi setelah perdamaian aceh dan RI.

Saat ini, ia tinggal bersama istrinya di gubuk reyot atau rumah tidak layak huni yang berukuran 4 kali 5 meter, dari ukuran rumah yang sangat sempit itu, ia membilah atau menyekat untuk tempat tidur dan dapur seadanya

Saat ada kedatangan tamu, ia mengatakan cukup malu karna tidak ada tempat duduk untuk tamu tersebut, ia mengungkapkan kekecewaan kepada sejumlah rekan seperjuangannya yang kini tidak memperdulikan kesejahteraan terhadap warga miskin yang ada di aceh, bahkan tehadap dirinya selaku kombatan GAM, yang diketahui orang yang mempejuangkan kemerdekaan masa itu.
“saya selaku mantan kombatan cukup malu dengan aceh sekarang bang, orang miskin dimana-mana, dan itu luput dari perhatian Pemerintah Aceh bahkan petinggi GAM tersebut untuk diri saya selaku orang perjuangan, jangan kan mendapatkan pekerjaan, untuk bantuan untuk tempat tinggal yang layakpun tidak ada,” ujar Jamil sambil berkata megeluwarkan berlinagan air matanya.

Baca Juga :  Team Tekab 308 Polsek Gedung Tataan Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Dengan Kekerasan

Jamil berharap kepada pemerintah aceh untuk dapat membatu hidupnya, karna ia tidak bisa lagi bekerja keras, karena kaki sebelah kiri masih memakai besi akibat kena peluru masa konfik, hingga kini, besi tesebut belum dapat dikeluwarkan dari kakinya karna tidak ada uang
saya sangat berharap kepada pemerintah aceh agar sudi kiranya melihat saya, membantu kami warga miskin ini ” harapnya.

Baca Juga :  PPKM Level 2, Tiga Pilar Tamansari Gelar Patroli Malam Hari

Muhammad nur selaku Kechik gampong dama pulo dua, membenarkan ucapan M jamil bahwa selama M jamil menempati didesa dama pulo 2 tersebut, belum pernah ada bantuan dari pihak manapun, kecuali BLT DD.
“untuk kali ini kami dari pemerintah desa tidak dapat berbuat apa-apa, karena program pembangunan atau untuk dana rumah rehap tidak bisa disalurkan lagi, karna program pembangunan sudah diganti dengan program kemakmuran rakyat, diantaranya 40 persen untuk BLT atau bantuan langsung tunai, 20 persen untuk pangan masyarakat, 8 persen dana covid, semetara 32 persen, disitu untuk gaji perangkat desa, PHBI, PHBN, ATK, dan sebagainya,” tutup Keuchik M.Nur”

(Zainal)/Red.

Berita Terkait

Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan
Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:03 WIB

Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Berita Terbaru