slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Kapolres Langsa beserta Forkopimda kota Langsa musnahkan narkotika sabu 2.3 kg dan ganja 30.6 kg - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Kapolres Langsa beserta Forkopimda kota Langsa musnahkan narkotika sabu 2.3 kg dan ganja 30.6 kg

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 2 Juni 2022 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa Aceh – Jurnalis Investigasi news.Com– Polres Langsa musnahkan barang bukti jenis ganja 30.690,74 gram (sekira 30,6 kg) dan sabu 2.333,34 gram (sekira 2,3 kg) di halaman Mapolres Langsa, Kamis (2/6/2022).

Hadir saat pemusnahan, Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro,SH. SIK. MH, Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, SE, Dandim 0104/Atim Letkol Inf Agus Al Fauzi, S.I.P., M.I.Pol, Kajari Langsa, Kepala Pengadilan Negeri Langsa, Kepala BNNK Langsa dan undangan.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro,SH,SIK,MH menyatakan, seiring dengan bergulirnya reformasi dan era globalisasi, bangsa Indonesia justru menghadapi berbagai persoalan, termasuk pula persoalan yang dihadapi generasi muda yang begitu kompleks, khususnya peredaran narkoba.

Menurutnya, peredaran dan penyalahgunaan narkoba dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya merupakan suatu masalah internasional dan nasional yang dapat merusak dan mengancam kehidupan bermasyarakat, bangsa serta bangsa.

Baca Juga :  Direktur Bappenas RI Puji Keberhasilan Pembangunan dan Penanganan Kawasan Kumuh di Ketapang

Maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kota Langsa dapat dilihat dari jumlah pengungkapan kasus oleh Sat Resnarkoba di Polres Langsa periode Januari sampai Mei 2022 sebanyak 49 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 75 orang, total barang bukti jenis ganja 30.690,74 gram dan sabu 2.333,34 gram.

“Kalau diasumsikan 3 gram ganja dikonsumsi oleh 1 orang dan 1 gram sabu dikonsumsi 5 orang maka kita sudah berhasil menyelamatkan 21.896 jiwa masyarakat Indonesia, khususnya Kota Langsa dari bahaya narkoba,” tuturnya.

Tentunya, sambung Kapolres, keberhasilan ini merupakan langkah nyata perang terhadap narkoba dan upaya menyelamatkan generasi penerus kita. Kita tidak akan pernah berhenti memerangi penyalahgaan narkoba agar upaya-upaya ini semakin optimal tentunya membutuhkan kerjasama seluruh stakeholder terkait dan masyarakat secara komprehensif.

Apalagi, peredaran narkoba saat ini sangat mengkhawatirkan, apalagi di wilayah timur Aceh ini yang merupakan bagian masuknya narkoba yang selanjutnya akan diteruskan masuk ke wilayah-wilayah sebaran di Indonesia, seperti Sumatera Utara dan Jakarta.

Baca Juga :  Pangdam IV/Diponegoro Kunjungi Pos Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 410/Alugoro

Di wilayah sepanjang pantai timur Aceh yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Lhokseumawe dan Bireuen menjadi daerah-daerah transit yang kerap kali menjadi tempat masuknya peredaran narkoba dari luar negeri. Bahkan baru-baru ini, Bareskrim bekerjasama dengan Bea Cukai melakukan penangkapan di wilayah pesisir timur Aceh,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Kapolres mengajak seluruh stakeholder untuk membantu polisi dalam mengantisipasi peredaran narkoba tersebut, dengan bekerjasama pemerintah, tokoh, pemuka agama, dan seluruh elemen dalam mengantisipasi peredaran narkoba di gampong-gampong.

Untuk itu Pihaknya juga memberikan warning ke personil apabila menggunakan narkoba, akan kita sikat berikan punishment dan memberikan reward kepada personi yang berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba,” tandasnya

.(Zainal)/Red

Berita Terkait

Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan
Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:03 WIB

Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Berita Terbaru