slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Diduga Tidak Transparan Kades Khepong Jaya Jadi Sorotan Tokoh Masyarakat - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Diduga Tidak Transparan Kades Khepong Jaya Jadi Sorotan Tokoh Masyarakat

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 April 2023 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Lampung Jurnalis Investigasi News.Com Beberapa masyarakat Desa Khepong Jaya,Kecamatan Padang Cermin Pesawaran,mulai menilai Kepala Desa Khepong Jaya “Juyani dalam ke pemimpinan nya di duga tidak ada keterbukaan dalam realisasi anggaran dana desa (DD), Kamis (13/4/2023).

Hal itu mendapat sorotan dari tokoh masyarakat Desa Khepong Jaya “H.Batin Bahrul Alam, yang menilai Kepala Desa tersebut diduga tidak ada keterbukaan atau pun transparansi dalam mengelola anggaran dana desa,

H.Batin Bahrul Alam mengatakan, terkait maslah Desa ini saya sangat prihatin, karna saya selaku tokoh masyarakat sangat peduli untuk desa ini.

Dan untuk anggaran dana desa mesti nya di realisasi kan dengan sesuai, jangan hanya diduga untuk kepentingan ke untungan pribadi.

Baca Juga :  Sekolah Nelayan Lampung, PKS hadir sebagai sahabat Nelayan

Karna beberapa bulan yang lalu ada pembangunan jaringan viva pengairan persawahan,dengan nilai anggaran yang lumayan cukup besar,

Dan di situ ada dugaan bahan viva yang di pergunakan itu menggunakan viva bekas, ini kan dugaan sudah membohongi masyarakat,Terangnya.

saat media ini konfirmasi Kepala Desa Khepong Jaya “Juyani mengatakan, viva itu saya beli nya di toko, jadi saya tidak tahu apakah viva nya itu baru atau bekas, karna beli nya seperti itu dari toko nya, saya beli viva itu di toko kembar,
karna saya lihat viva nya itu bagus dari toko,bukan viva bekas, silah kan saja tanya sama toko nya, “Ucapnya.

Baca Juga :  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Melakukan Audiensi Dengan Dewan Pers Indonesia.

Lanjut media ini menanyakan anggaran nya itu berapa, “jawab kepala desa, untuk anggaran nya itu mas” kira-kira Rp 100 juta lebih, karna itu masuk nya di anggaran ketahanan pangan. “Jelas kepala desa.

Diketahui atas laporan informasi beberapa masyarakat setempat,bahwa pembangunan pengairan per vivaan sawah itu di duga memakai viva bekas.

Dan dari keterangan kepala desa itu sendiri, bahwa viva yang di beli itu viva baru dari toko,ujar kepala Desa.

menanggapi hal tersebut Ketua LSM LIPAN Indonesia “Sumara beserta awak media akan terus menelusuri kebenaran nya, jika itu di temukan banyak dugaan penyimpangan anggaran,LSM LIPAN Indonesia akan segera melaporkan nya.

Pewarta : Tim / red.

Berita Terkait

Brimob Metro Jaya Temukan Dua Motor Tanpa Surat Lengkap Saat Patroli Malam di Jakarta Timur
Muhamad Rizki Resmi Diangkat Menjadi Wakil Pimpinan Redaksi Jurnalis Investigasi News
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Gelar Jaga Jakarta On The Spot di TPU Prumpung
Kejari Jaktim Percepat Penyidikan, Tersangka DER Resmi Ditahan
Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan
Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:11 WIB

Brimob Metro Jaya Temukan Dua Motor Tanpa Surat Lengkap Saat Patroli Malam di Jakarta Timur

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:49 WIB

Muhamad Rizki Resmi Diangkat Menjadi Wakil Pimpinan Redaksi Jurnalis Investigasi News

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:06 WIB

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Gelar Jaga Jakarta On The Spot di TPU Prumpung

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:54 WIB

Kejari Jaktim Percepat Penyidikan, Tersangka DER Resmi Ditahan

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:03 WIB

Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Kebijakan publik

Nanik Deyang dan Ujian Menjaga Masa Depan Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:20 WIB