slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Buntut Truk Tanah Lindas Bocah di Pangkalan, Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Turun ke Jalan - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Buntut Truk Tanah Lindas Bocah di Pangkalan, Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Turun ke Jalan

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 26 September 2023 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG, Ratusan Mahasiswa Tangerang yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Indonesia Demokrasi (Somasi) serta elemen masyarakat Teluknaga dan Kosambi menggelar aksi demo menuntut
kendaraan pengangkut tanah yang melanggar Peraturan Bupati (Perbup) No.12 Tahun 2022 agar di fungsikan kembali. Bertempat di jalan raya Dadap Perancis, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Pada Selasa (26/9/2023)

Aksi Demo yang dilakukan para mahasiswa dan elemen masyarakat setempat itu, Dipicu dari adanya kejadian tragis yang memilukan, Seorang anak berusia 7 tahun yang terlindas mobil truk tanah pada hari minggu tanggal 25 September 2023 lalu.

“Sejak kejadian di hari minggu ada yang meninggal anak kecil, dan banyak korban lainnya juga. Dari hal itu, Kita menuntut agar mobil bertonase besar pengangkut tanah tidak menyalahi aturan yang sudah ditetapkan jam operasional nya dari Jam 22.00 Wib malam hingga pukul 5:00 Wib pagi hari.”kata Holid Safei kordinator aksi dilokasi Demo.

Baca Juga :  Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Wilayah Jateng Sukses Selenggarakan Rakerwil Pertama

Holid menjelaskan, Unjuk rasa ini tergabung dari Mahasiswa Solidaritas Mahasiswa Indonesia Demokrasi Tangerang raya bersama elemen masyarakat, ormas dan pelajar dengan masa sekitar 500 orang.

“Kami menuntut ditegakkan Perbup No.12 tahun 2022. Kemudian juga, copot Kadishub dan Kasatpol PP Kabupaten Tangerang karena sudah tak selaras,” ujarnya.

Ia menyebut, akan melakukan aksi turun ke jalan kembali dengan gelombang yang jauh lebih besar. Serta mengajak kepada elemen masyarakat di teluknaga untuk ikut bergabung dan berjuang bersama mahasiswa menyuarakan penegakkan Perbup No.12 tahun 2022.

“Besok, kami akan turun aksi kembali. Lokasinya di depan kantor Kecamatan Teluknaga yang lama. Kami tidak melarang pembangunan, yang penting Perbup no 12 tahun 2022 itu ditegakkan,” terangnya.

Baca Juga :  Wujudkan Pengabdian Masyarakat, Polres Sukoharjo Inisiasi Renovasi Masjid Nur Iman Desa Kedungsono

Selain itu, Irwanto selaku masyarakat Kosambi mengatakan, kendaraan truk tanah itu semestinya, dilakukan pada malam hari pukul 22:00 WIB sampai pukul 05:00 WIB tapi kenyataannya di lapangan beroperasi sampai 24 jam.

“Daerah Kosambi Teluknaga daerah padat, dalam arti kata disitu ada kawasan pergudangan yang cukup padat mobilisasi kendaraan kecil. Sehingga sering terjadi musibah kecelakaan yang diakibatkan mobil tanah,” jelasnya.

Ia menyebut, dalam kurun dua minggu terakhir, sudah empat kejadian kecelakaan yang disebabkan mobil truk pengangkut tanah. Namun kata Irwanto, Hanya satu kejadian yang cukup memprihatinkan dan membangun rasa hati nurani masyarakat yaitu korban yang di Desa Pangkalan.

“Tuntutan kami sama dengan mahasiswa. Kami tidak anti pembangunan. Tapi yang kami tuntut hanyalah terapkan Perbup yang sudah di keluarkan,” pungkasnya.

Red.Lana

Berita Terkait

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Berita Terbaru

Kebijakan publik

JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:27 WIB