slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Antisipasi Paham Radikalisme, Polres Sukoharjo Gelar Dialog Kebangsaan “Penguatan Ideologi Pancasila dan Kontra Radikalisasi" - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Antisipasi Paham Radikalisme, Polres Sukoharjo Gelar Dialog Kebangsaan “Penguatan Ideologi Pancasila dan Kontra Radikalisasi”

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 9 November 2022 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukoharjo – Tantangan menghadapi intoleransi, radikalisme dan terorisme dari tahun ke tahun kian meningkat. Hal ini seiring dengan kemajuan teknologi, informasi digital dan meluasnya pengguna media sosial.

Sebagai upaya mengantisipasi paham radikalisme, Polres Sukoharjo menggelar Dialog Kebangsaan yang mengusung tema “Penguatan Ideologi Pancasila dan Kontra Radikalisasi di salah satu hotel di kawasan Solobaru, Selasa (8/11/2022).

Dalam kegiatan tersebut hadir sebagai pemateri Dr. Amir Machmud (Akademisi dan Direktur AMC), Ali Fauzi (Direktur Yayasan Lingkar Perdamaian), AKBP Maulud S.Ag (Kasubdit Polmas Binmas Polda Jateng), Prof Dr Irfan Idris (Direktur Deradikalisasi Deputi l BNPT), Letkol Czi Slamet Riyadi (Dandim 0726 Sukoharjo), Muh Mu’Allim M.Pd.I (Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo), dan Ahmad Hafidz M.Ag (Dosen UIN Raden Mas Said Surakarta. Selain itu juga menghadirkan eks napiter, salah satunya yakni Roki Apris Dianto alias Atok.

“Ini bagian upaya kita untuk melawan berbagai ideologi-ideologi yang dapat mengancam atau berpotensi menimbulkan disintegrasi bangsa, konflik sosial masyarakat atau golongan,” kata Kapolres.

Baca Juga :  Pimpinan Cabang GP Ansor Pesawaran Jalin Silaturrahim dan Koordinasi dengan Polres Pesawaran

Sehingga ia berharap, dengan kegiatan ini, maka dapat menjadi pondasi yang kokoh untuk menangkal radikalisme.

“Ini kegiatan yang sangat baik, dan sangat urgent. Karena kita tahu sendiri, generasi muda saat ini mulai luntur akan penanaman nilai-nilai pancasila,” ucap Dandim 0726/ Sukoharjo Letkol Czi Slamet Riyadi.

Hal tersebut diketahui Dandim ketika menggelar acara serupa dengan sasaran anak muda.

“Beberapa kali kita mengadakan kegiatan tentang wawasan kebangsaan pada anak muda, mereka hafal saja tidak, dan ini takutnya nanti dengan mudah disusupi paham-paham radikal. Sehingga dengn kegiatan ini sebagai upaya cegah tangkal supaya kita bisa mencarikan solusinya,” tandas Dandim.

Sementara itu, Atok sebagai tim dakwah dari Yayasan De Bintal yang didirikan oleh Densus 88, menyampaikan, saat ini tim dakwah memiliki program-program yaitu melakukan deradikalisasi dan kontra radikalisasi ke lapas-lapas seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Persit KCK Cabang XXI Dim 0104 Aceh Timur Bagi Takjil Kepada Masyarakat

Dia mengaku, sekarang ini aktif mendatangi Lembaga Permasyarakatan (LP) Klaten. Sebab di LP tersebut terdapat tiga eks napiter dan dari khilafatul muslimin.

“Yang kita lakukan ceramah-ceramah, pembinaan kita meliputi berbagai segi, ada dari sisi ekonomi,” ucap pria yang baru keluar tahanan satu tahun lalu tersebut.

Selain melakukan program deradikalisasi, Yayasan De Bintal juga membangun unit usaha yang berspesialisasi pada pengelolaan telur puyuh, pemotongan ayam, dan sablon.

“Saya awalnya dari kasus jalen janto, saya megang tiket. Kemudian saya gabung di tim Sigit Qordowi yang disini meninggal tembak-tembakan,” ungkapnya.

Dari situ ia dijatuhi hukuman 15 tahun kurungan. Namun di tahun 2012, ia justru kabur dari tahanan.

“Sebenarnya awalnya hukuman saya enam tahun, karena kabur dan ditengah kabur itu saya membikin bom dan ditambahi sembilan tahun,” tandasnya.

Berita Terkait

Tim Buser Polsek Kalideres Tangkap Jambret Spesialis Anak-anak, Motifnya Beli Sabu
Kolaborasi Satpol PP Jatinegara dan Wartawan Hadirkan Jumat Berkah, Kepedulian Sosial Warnai HUT ke-499 Jakarta
Jaga Jakarta+ Jayakarta On The Spot, Polsek Palmerah Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Warga RW 017
Sambut Momen HUT ke-499 DKI, Ketum FBJ Budi Siswanto Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dorong Jakarta Menuju Kota Global
Brimob Metro Jaya Temukan Dua Motor Tanpa Surat Lengkap Saat Patroli Malam di Jakarta Timur
Muhamad Rizki Resmi Diangkat Menjadi Wakil Pimpinan Redaksi Jurnalis Investigasi News
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Gelar Jaga Jakarta On The Spot di TPU Prumpung
Kejari Jaktim Percepat Penyidikan, Tersangka DER Resmi Ditahan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:11 WIB

Tim Buser Polsek Kalideres Tangkap Jambret Spesialis Anak-anak, Motifnya Beli Sabu

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:28 WIB

Kolaborasi Satpol PP Jatinegara dan Wartawan Hadirkan Jumat Berkah, Kepedulian Sosial Warnai HUT ke-499 Jakarta

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:41 WIB

Jaga Jakarta+ Jayakarta On The Spot, Polsek Palmerah Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Warga RW 017

Senin, 22 Juni 2026 - 13:59 WIB

Sambut Momen HUT ke-499 DKI, Ketum FBJ Budi Siswanto Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dorong Jakarta Menuju Kota Global

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:11 WIB

Brimob Metro Jaya Temukan Dua Motor Tanpa Surat Lengkap Saat Patroli Malam di Jakarta Timur

Berita Terbaru