slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Forum Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online, Dorong Literasi dan Perlindungan Generasi Muda - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Forum Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online, Dorong Literasi dan Perlindungan Generasi Muda

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, jurnalisinvestigasinews.com — Kementerian Komunikasi dan Digital melalui Ditjen Komunikasi Publik dan Media (KPM) bersama Oleh Soleh (Komisi I DPR RI) menggelar webinar Forum Diskusi Publik bertema “Bijak Digital Tanpa Judi Online”, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Intel Studio Pasar Minggu ini menjadi bagian dari upaya edukasi publik dalam menghadapi maraknya judi online yang kian meluas di masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.

Dalam paparannya, Oleh Soleh menyampaikan keprihatinan atas masifnya penyebaran judi online yang dinilai telah menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Ia menegaskan, persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan aspek moral, tetapi juga berdampak sistemik terhadap ekonomi, sosial, dan ketahanan keluarga.

“Judi online bukan sekadar kebiasaan buruk, melainkan ancaman terstruktur yang merusak masa depan generasi muda,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, jutaan masyarakat Indonesia telah terpapar judi online dengan perputaran dana mencapai ratusan triliun rupiah per tahun. Menurutnya, Komisi I DPR RI terus mendorong penguatan regulasi digital, termasuk melalui revisi undang-undang yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Baca Juga :  Pemuda Didorong Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba dalam Forum Diskusi Publik

Selain itu, DPR juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kinerja pemerintah dalam pemberantasan judi online, termasuk mendorong langkah proaktif dalam deteksi dini serta pemutusan ekosistem judi digital melalui koordinasi lintas lembaga.

Narasumber berikutnya, Rosarita Niken Widiastuti, menyoroti dampak luas judi online, mulai dari kerugian finansial hingga gangguan kesehatan mental dan keretakan hubungan sosial.

Ia juga mengingatkan keterkaitan erat antara judi online dan pinjaman online ilegal yang kerap menjerat korban dalam lingkaran masalah yang semakin kompleks.

“Kelompok usia muda menjadi yang paling rentan, karena memiliki akses digital tinggi namun belum sepenuhnya matang secara finansial dan emosional,” jelasnya.

Dalam upaya pencegahan, ia mendorong peningkatan literasi digital, penggunaan aplikasi resmi yang diawasi otoritas, serta peran aktif masyarakat dalam melaporkan konten berbahaya.

Baca Juga :  Peringati Hari Anti Narkotika Internasional, Lembaga Anti Narkotika Tangerang Potong Nasi Tumpeng

Sementara itu, tokoh masyarakat Momo Maulana menekankan pentingnya peran kolektif dalam memerangi judi online, baik di tingkat individu, keluarga, masyarakat, maupun pemerintah.

Menurutnya, kemudahan akses, tekanan ekonomi, serta rendahnya literasi digital menjadi faktor utama yang mendorong seseorang terjerumus dalam praktik judi online.

“Media sosial seharusnya menjadi ruang kreativitas dan produktivitas, bukan arena perjudian yang merusak,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memblokir konten judi, mengedukasi lingkungan sekitar, serta membantu korban untuk mendapatkan pemulihan.

Melalui forum ini, pemerintah dan para pemangku kepentingan menegaskan komitmen bersama dalam membangun ruang digital yang aman, sehat, dan bermartabat, sekaligus mendorong masyarakat untuk menjadi bagian dari gerakan bijak digital tanpa judi online.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Hakim Perintahkan Hapus Dakwaan di E-Berpadu, Tim Advokat Pertanyakan Integritas Penuntut
Data Desil DTSEN Kosong, Warga Pertanyakan Transparansi Kemensos dalam Penyaluran Bansos
Satpol PP Kecamatan Jatinegara Gelar Operasi Kamis Tertib Trotoar, Tertibkan PKL Hingga Parkir Liar
Sudah Inkrah Putusan MA, Bosowa Asuransi Mangkir Bayar Klaim PT Adiyaksa Nusantara Jaya
Kejari Jaktim Percepat Penyidikan, Tersangka DER Resmi Ditahan
Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Kontrak Sosial untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
HUT Ke-2 IEDS, Rifqi Serukan Tata Kelola SDA Berkeadilan
Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:49 WIB

Hakim Perintahkan Hapus Dakwaan di E-Berpadu, Tim Advokat Pertanyakan Integritas Penuntut

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:23 WIB

Data Desil DTSEN Kosong, Warga Pertanyakan Transparansi Kemensos dalam Penyaluran Bansos

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:14 WIB

Satpol PP Kecamatan Jatinegara Gelar Operasi Kamis Tertib Trotoar, Tertibkan PKL Hingga Parkir Liar

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:14 WIB

Sudah Inkrah Putusan MA, Bosowa Asuransi Mangkir Bayar Klaim PT Adiyaksa Nusantara Jaya

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:54 WIB

Kejari Jaktim Percepat Penyidikan, Tersangka DER Resmi Ditahan

Berita Terbaru

pariwisata

Lahan Belom Tak Jelas, Ratusan Warga Kapuk Turun Jalan Bakar Ban

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:29 WIB