slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Satpol PP Kabupaten Semarang Segel Bangunan Tower BTS, Namun Masih On Air - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Satpol PP Kabupaten Semarang Segel Bangunan Tower BTS, Namun Masih On Air

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 23 Desember 2022 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Menara BTS ( Base Transceiver Station ) milik perusahaan operator selular PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel yang berlokasi di lingkungan Harjosari RT 07 RW 07, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Kamis (22/12/2022).

Tindakan penyegelan dilakukan lantaran pendirian menara telekomunikasi tersebut melanggar Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Penataan Menara Telekomunikasi di Kabupaten Semarang.

Dalam berita acara penyegelan yang dibacakan personel Satpol PP dihadapan Kabid Gakda (Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang) Domingos Goncalves, Anggota Tim Terpadu dan Perwakilan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk, menyebutkan bahwa kami atas nama pemerintah kabupaten semarang melakukan tindakan Penghentian Sementara Operasional Menara Telekomunikasi.

Sesuai Peraturan Bupati jarak lokasi menara telekomunikasi paling dekat 100 meter dari as jalan arteri primer namun jaraknya hanya 50-60 meter, kemudian tinggi menara 72 meter yang melebihi ketentuan yaitu 62 meter. Disamping itu bangunan tersebut belum mengantongi PBG (Persetujuan Bangunan Gedung).

Baca Juga :  Danramil 02/TB Dampingi Dandim 0503/JB Tinjau Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi TNI di Kelurahan Jembatan Besi

Menurut penuturan Goncalves, pihaknya telah mengirimkan surat peringatan sebanyak dua kali pada bulan Oktober dan Desember.

Goncalves menegaskan kepada perusahaan mitratel agar mematuhi peraturan yang berlaku, dan mengambil langkah termasuk pemutusan aliran listrik menara telekomunikasi.

“Ya, memang untuk penyegelan tower telekomunikasi seharusnya dibarengi pemutusan aliran listrik,” kata Goncalves.

Sementara Angger selaku Kepala Perwakilan Jawa Tengah Media Viosarinews mengatakan, petugas Satpol PP diduga ada permainan, karena tidak memutus aliran listrik pada menara telekomunikasi tersebut.

“Patut diduga Satpol PP Kabupaten Semarang telah melakukan pembohongan publik, karena penyegalan dengan berita acara penghentian sementara operasional menara telekomunikasi, namun tidak dibarengi pemutusan aliran listrik menara telekomunikasi,” ujar Angger.

Saat ditemui awak media Kasatpol PP mengatakan, untuk pemutusan aliran listrik tidak bisa dilakukan karena pagar dalam keadaan terkunci.

Baca Juga :  Modus Janjikan Pekerjaan, IRT Asal Pesawaran Tipu 44 orang dan Raup Keuntungan Ratusan Juta

“Kami tidak bisa melakukan pemutusan aliran listrik karena pagar dalam keadaan terkunci, kalau kami bongkar paksa maka kami akan kena pidana,” kata Anang selaku Kasatpol PP.

Selanjutnya petugas Satpol PP menjelaskan bahwa besuk akan ada pemutusan aliran listrik menara telekomunikasi setelah pihaknya sudah berkoordinasi dengan PLN.

“Besuk akan ada pemutusan aliran listriknya, untuk jamnya kami tidak tahu,” kata Abas petugas Satpol PP pada Kamis (22/12/2022).

Menurut penuturan Vio Sari selaku Pimprus Viosarinews, dirinya menadapat informasi melalui HP dari petugas Satpol PP bahwa PLN belum bisa melaksanakan pemutusan listrik tower.

“Asaalamualaikum, menyampaikan informasi PLN belum bisa melaksanakan pemutusan listrik tower hari ini, PLN akan konfirmasi dengan Pihak Mitratel secepatnya,” kata Vio menirukan informasi dari petugas Satpol PP pada Jumat (23/12/2022).

(Vio sari)

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Berita Terbaru