slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Menjelang Perayaan Hari Raya Suci Galungan,Ribuan Penjor Menghiasi Pulau Dewata - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Menjelang Perayaan Hari Raya Suci Galungan,Ribuan Penjor Menghiasi Pulau Dewata

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 7 Juni 2022 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar – Jurnalis Investigasi news.Com–Hari Penyajaan Galungan adalah perayaan umat Hindu. Menjelang perayaan hari raya suci Galungan yang jatuh pada Budha Kliwon Dungulan atau Rabu Kliwon wuku Dungulan dalam kalender Bali. Lantaran, dua hari sebelum hari raya Galungan ribuan penjor menghiasi Pulau Dewata.

Perlu diketahui, terdapat rentetan upacara keagamaan tersebut antara lain, mulai Tumpek Wariga (Pengatag), Sugihan Jawa, Sugihan Bali, Penyekeban, Penyajaan, Penampahan, kemudian diikuti dengan Hari Raya Galungan, dan Manis Galungan sehari sesudahnya.

Adapun, antusias seluruh umat Hindu di Bali menjadi perhatian publik, dikarenakan sebagian warga Banjar Bumi Asri bergotong royong dalam menyelesaikan pembuatan penjor.

Secara fisik, penjor berupa bambu yang dihiasi janur, dan hasil bumi. Kemudian, Penjor menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan hari raya Galungan.

Baca Juga :  Dinas perhubungan Kota langsa Gotong Royong di Mesjid Nurul Iklas Gampong Blang

Menurut Kelian Adat Banjar Bumi Asri, I.B. Putu Baskara, SE mengatakan, dalam membuat sebuah Penjor bagi seluruh umat Hindu adalah kewajiban sebagai persembahan.

“Penjor ini merupakan bentuk ungkapan bersyukur umat Hindu atas kemenangan Dharma melawan Adharma,” ujar I.B. Putu Baskara, SE saat dimintai keterangan oleh wartawan, Senin (6/6/2022) di Banjar Bumi Asri, Jl. Pulau Sula No. 41, Dauh Puri Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.

Tidak hanya itu saja, lanjut Ajik Baskara, penjor dihiasi agar indah dan menarik sebagai ungkapan rasa terima kasih kita kepada Ida Sang Hyang Widhi, karena dalam ajaran umat Hindu disebutkan sebagai ungkapan ketulusan yang diwujudkan dengan keindahan.

Baca Juga :  Pelihara Fisik Prajurit, Pangdam Jaya Resmikan Fitness Center Kodam Jaya

“Seluruh umat Hindu berupaya bagaimana membuat penjor itu paling indah, selain penjor sebagai lambang dari kemakmuran alam semesta, dan juga merupakan salah satu daya tarik pariwisata Bali, sehingga warga pun sangat antusias dalam membuat penjor ini,” katanya.

Selain untuk prasarana Upakara, kata Ajik Baskara, penjor di buat terlihat indah, dan sedap di pandang mata.

Ajik Baskara pun berharap kedepannya agar generasi muda lebih aktif, dan berkreatifitas dalam pembuatan penjor supaya bisa mempertahankan seni budaya yang merupakan salah satu ujung tombak pariwisata Bali.

Rhamdan/Red

Berita Terkait

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Berita Terbaru