Inovasi Polres Pacitan, Ciptakan Alat Penakluk Orang Berbahaya

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 15 Februari 2022 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PACITAN,JIN – Polres Pacitan ciptakan alat untuk menaklukkan orang yang membahayakan dengan membawa Senjata Tajam (Sajam). Alat ini diyakini mampu menghalau orang berbahaya, tanpa melukai dan aman bagi personel pada saat melakukan penangkapan.

Inovasi ini terinspirasi dari rentetan peristiwa yang kerap terjadi, terkait orang gila atau orang yang membahayakan, dengan membawa Sajam menyatroni Markas Kepolisian atau tempat umum lainnya.

Alat tersebut merupakan Tongkat dan Jaring berukuran besar yang kuat. Tongkat panjang dengan ujung berbentuk huruf U, di bantu dengan Jaring besar ini telah di uji coba untuk menaklukkan orang berbahaya di Polres Pacitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alhasil alat tersebut mampu mengamankan pelaku, atau orang berbahaya dengan membawa Sajam, tanpa melukai pelaku dan aman bagi personel yang melakukan pengamanan.

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono, yang juga sebagai penggagas alat penakluk orang berbahaya ini mengatakan. Ide tersebut muncul setelah beberapa waktu lalu wilayahnya mendapat teror dari Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), di kecamatan Arjosari, Pacitan. ODGJ itu membawa sajam dan mengancam jiwa pengendara.

Baca Juga :  Pemerintahan Pekon BanjarAgung Kembali Bagi Kan BLT-DD Tahap Ke Tiga Untuk 92 KPM.

Terlintas dalam benaknya alat penangkap ikan atau biasa di sebut jaring di padukan dengan tongkat besi panjang, untuk mengamankan orang tersebut tanpa melukai, namun juga aman bagi anggota yang melakukan pengamanan.

“Setelah beberapa waktu lalu wilayah kami ada ODGJ bawa sajam, mengancam jiwa pengendara di Kecamatan Arjosari, Pacitan. Selain itu, juga pernah ada kejadian di wilayah lain, ada orang tak dikenal bawa sajam menyatroni Polres Lumajang. Ide tersebut muncul setelah saya melihat postingan di sejumlah media sosial, dan saya padukan dengan kebiasaan masyarakat Pacitan sini yang mayoritas sebagai nelayan. Terciptalah alat itu,” bebernya AKBP Wibisono.

“Alat itu sudah pernah kita gunakan untuk mengamankan ODGJ yang membahayakan di Polsek, dan kita berhasil mengamankan orang tersebut tanpa melukai. Saat ini alat tersebut juga sudah tersebar di seluruh Polsek di wilayah hukum Pacitan,” akunya.

Menurut Kapolres Pacitan, alat itu sangat aman untuk di gunakan. Jaring yang di gunakan juga dari bahan khusus, sehingga tidak mudah tersobek jika terkena sabetan benda tajam, Panjang tongkat berukuran 2,5 meter, dengan diameter lingkaran 80 cm, dan panjang jaring 180 cm, dan ringan untuk di bawa.

Baca Juga :  ASN Keluhkan Pemotongan Gaji Ke 13 Oleh Bank DKi

Untuk tongkat panjang berbentuk huruf U itu, AKBP Wibisono menjelaskan jika alat tersebut sudah pernah di gunakan oleh Polres lain di luar Polda Jatim, dalam mengamankan orang berbahaya. Namun ia sempurnakan dengan menggunakan bahan besi yang kuat dengan panjang tongkat 2,5 meter, dengan ujung leter U, Lebar 75 cm dan Tinggi35 cm, yang berfungsi untuk melumpuhkan target.

“Tongkat yang pernah digunakan diluar Polda Jatim itu menurut saya tidak maksimal, karena bahannya dari kayu dan membentuk huruf Y atau huruf V sehingga tidak maksimal, sedangkan punya Polres Pacitan terbuat dari besi dan ujungnya berbentuk U kotak maksimal,” akunya.

“Yang benar – benar hasil ide Polres Pacitan justru maksimal sekali adalah tongkat besi dengan jaring melingkar, yang benar benar akan membuat orang tak dikenal atau ODGJ tidak berdaya. Apalagi kalo dipadukan keduanya,” Pungkasnya Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono.

Red. Her

Berita Terkait

Klarifikasi Kapolsek Semarang Utara: Tuduhan Membekingi Bandar Judi Togel Tidak Benar
Guna Meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, Kelurahan Joglo Kembangan Panen Jagung 7,8 Kwintal
PTSP Kecamatan Jatinegara Hadir Dalam Layanan di TPU Prumpung
Sudin Bina Marga Jakbar Bakal Menangani Sementara Jalan Terkupas Di Flay Over Pesing
Jangan Tunggu Makan Korban Jiwa, Pengguna Jalan Minta Jalan Terkupas di Flay Over Pesing Diperbaiki
Siswahyu Kurniawan – Sumidi, Wakil Ketua & Sekretaris MIO Jatim Berduka Cita Wafat Suharto SH Ketua MIO Jatim
Soal Kali Semongol, Ini Kata Kasudin SDA Jakbar
PJ Gubernur DKI Jakarta,Heru. budi Hartono Resmikan Program Perbaikan Rumah dan Vertikal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:01 WIB

Klarifikasi Kapolsek Semarang Utara: Tuduhan Membekingi Bandar Judi Togel Tidak Benar

Jumat, 12 Juli 2024 - 12:11 WIB

Guna Meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, Kelurahan Joglo Kembangan Panen Jagung 7,8 Kwintal

Senin, 8 Juli 2024 - 13:46 WIB

PTSP Kecamatan Jatinegara Hadir Dalam Layanan di TPU Prumpung

Senin, 8 Juli 2024 - 11:18 WIB

Sudin Bina Marga Jakbar Bakal Menangani Sementara Jalan Terkupas Di Flay Over Pesing

Senin, 8 Juli 2024 - 09:12 WIB

Jangan Tunggu Makan Korban Jiwa, Pengguna Jalan Minta Jalan Terkupas di Flay Over Pesing Diperbaiki

Jumat, 5 Juli 2024 - 10:48 WIB

Soal Kali Semongol, Ini Kata Kasudin SDA Jakbar

Jumat, 5 Juli 2024 - 09:52 WIB

PJ Gubernur DKI Jakarta,Heru. budi Hartono Resmikan Program Perbaikan Rumah dan Vertikal

Jumat, 5 Juli 2024 - 00:18 WIB

Siswa SMAN 2 Rambatan Dan SMPN 2 Rambatan Sabet Medali Perak Dan Perunggu Di Ajang SAVATE Bandung 2024

Berita Terbaru