Dinas Inspektorat Beri Tanggapan Pedas, Perihal GOR Desa Tanjungsari

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, Jawa Tengah, Jurnal Investigasi News – Dinas Inspektorat memberikan tanggapan perihal pembangunan gedung serbaguna di Desa Tanjungsari, Kecamatan Kutowinangun yang menelan anggaran sekira setengah Milyar rupiah yang sampai saat ini terlihat sangat terbengkalai, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Kendati demikian, Dinas Inspektorat bagian tim auditor Purwito mengatakan, bahwa tim auditor dari dinas lnspektorat pada saat melakukan kunjungan ke Desa Tanjungsari, timnya tidak melakukan audit, namun hanya evaluasi terkait administrasi.

“Kami datang kesana itu hanya melakukan evaluasi dan hanya sebatas administrasi. Apakah sudah dikerjakan atau belum sesuai Surat pertanggung jawaban (SPJ) perihal barang dan jasa (PBJ)nya. Itupun hanya sebatas kegiatan-kegiatan yang harus di PBJ kan. Tapi mohon maaf, kami tidak sampai ke fisik bangunannya,” terang Parwito selaku tim auditor Dinas Inspektorat Kabupaten Kebumen saat dikonfirmasi tim media, Rabu (5/6/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menambahkan, bahwa dinas Inspektorat dari tim auditor sudah mendapat perintah dari pimpinan diatasnya untuk melakukan pemeriksaan ke seluruh desa terkait administrasi yang ada di kabupaten Kebumen.

“Karena pada saat itu kami juga sudah diberi mandat oleh bupati untuk memeriksa terkait administrasi ke semua desa yang ada di Kabupaten Kebumen,” imbuhnya.

“Karena dari anggota itu sangat terbatas, akhirnya kami meminta bantuan ke maha siswa dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk data umumnya. Kemudian kami bagi dua, kami untuk bagian fisiknya dan ada yang hanya bagian evaluasi saja,” tambahnya.

Namun saat disinggung terkait pembangunan gedung serbaguna yang berada di Desa Tanjungsari Purwito selaku tim auditor tidak dapat memberikan tanggapan perihal pembangunan tersebut, dirinya tidak dapat memberikan jawaban, sebab sebelum memberikan pendapat timnya harus sudah melakukan pemeriksaan dilapangan.

Baca Juga :  PWDPI NTB Terbang Ke Pulau Sumatera dan Menjadi Peserta Kehormatan

“Auditor itu berpendapat ketika sudah melaksanakan pemeriksaan, faham ya. Jadi kami tidak bisa memberikan tanggapan ketikan tidak melakukan pemeriksaan fisik, karena hanya omong-omongnya tidak melakukan pengukuran. Karena kami tidak mengukur jadi tidak bisa menyimpulkan, intinya tidak ada analisa, baik analisa DPU maupun analisa lain,” tandasnya.

Sementara, saat tim media mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) kepala dinas Cokro Aminoto tidak berada di tempat. Menurut keterangan Sri Rahayu RetnoWati saat di temui diruang Resepsionis, dia mengatakan bahwa kepala dinas saat ini sedang dinas luar.

“Mohon maaf saat ini kepala dinas sedang ada kegiatan diluar dan jika tidak salah saat ini sedang mendampingi bupati untuk melakukan kunjungan ke Kecamatan Poncowarno,” Sri Rahayu Retnowati memungkasi.

Sebagai informasi Selanjutnya.

Diberitakan Sebelumnya!!

Kebumen, Jawa Tengah, Jurnal Investigasi News – Camat Kutowinangun membantah pernyataan salah satu kepala desa, yang mana bahwa dinas terkait sudah melakukan monitoring dan mengaudit perihal pembangunan gedung serbaguna di Desa Tanjungsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Berawal dari keterangan PJ kepala desa (Kades) Tanjungsari Anang Suprayogi, bahwa dinas terkait pernah melakukan monitoring dan mengaudit pembangunan gedung serbaguna di desanya tersebut.

Dari perihal tersebut diatas Camat Kutowinangun Bawono Andi Widodo langsung angkat bicara, dirinya mengungkapkan bahwa dinas melakukan monitoring ke desa Tanjungsari bukan terkait adanya pembangunan gedung serbaguna melainkan yang lainnya.

“Sampai saat ini kami dari kecamatan belum pernah melakukan audit perihal gedung serbaguna yang berada di Desa Tanjungsari itu. Dan seingat kami dari dinas lnspektorat bagian Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) pernah melakukan audit ke desa Tanjungsari itu perihal pekerjaan yang lain, yaitu terkait saluran irigasi yaitu talud,” terang Bawono Andi Widodo diruang kerja Camat, Selasa (4/6/2024).

Baca Juga :  Polsek Metro Taman SariAmankan Pelaku Penipuan Modus Menawarkan Pekerjaan

“Dulu kami memang pernah melakukan pengecekan tapi hanya terkait administrasi saja dan Surat pertanggung jawaban (SPJ), tetapi untuk nominal ditahap (1) satu maupun (2) dua kami tidak begitu hafal berapa jumlahnya,” imbuhnya.

“Ditambah lagi perihal moniv itu kesesuaian dokumen antara Musdes dan pekerjaan pembangunan. Contohnya laporan sudah masuk berapa persen lalu bulan berikutnya sudah berapa persen lagi yang masuk. Sedangkan moniv itu jadwalnya setahun dua kali yaitu di pertengahan semester dan akhir tahun,” ungkapnya.

Kemudian saat disinggung terkait pembangunan gedung serbaguna, apakah dirinya pernah melakukan pengawasan secara langsung selama pembangunan. Camat Kutowinangun mengatakan, bahwa dia pernah kelokasi perihal pekerjaan akan tetapi tidak secara detail keseluruhannya.

“Kami datang melihat pekerjaan itu dipihak ketiga kan, mulai dari proses penyedia barang dan jasa (PBJ) nya kemudian dilihat dari fisiknya hanya seperti itu saja,” tambahnya.

Dengan adanya dugaan perihal Mark up anggaran administrasi pembangunan gedung serbaguna oleh media tersebut. Akhirnya Camat Kutowinangun sempat memberikan ucapan terimakasih kepada tim media yang telah memberikan informasi terkait proyek pembangunan yang berada diwilayahnya tersebut.

“Dari teman-teman atau rekan-rekan wartawan selaku kontrol sosial kami selaku Camat Kutowinangun mengucapkan terimakasih atas informasinya, dan itu bisa menjadi evaluasi untuk kami. Setelah ini kami coba untuk melakukan pengecekan kembali sesuai batas kewenangan dan apabila disana menemukan sesuatu dianggap janggal, maka saya akan menyampaikan ke dinas lnspektorat,” pungkasnya.

(Sunardi)

Berita Terkait

Ketua LBH Aspirasi Rakyat Bersatu DPC Kabupaten Tangerang Soroti Proyek Pemasangan PJU di Sukadiri
Diduga Tanpa Surat Persetujuan Berlayar, Subditgakkum Ditpolairud Polda Jateng Lakukan Riksa 3 Kapal Perikanan
Kepengurusan Karang Taruna Jakarta Timur Tuai kritikan
Dukung Revisi UU Polri, Akademisi: Usia Hanyalah Angka, yang Penting Produktivitas
Sidang Mediasi Pdt. Gilbert Lumoindong tanda keseriusan untuk menyelesaikan perkara perdata yang lagi digugat oleh Kantor Hukum & Investigasi MAHANAIM Law Firm
Kapolres PPU Sambut Kedatangan Kapolda Kaltim Dalam Rangka Memperingati Hari Bhayangkara ke- 78
Jumat Berkah: Rumah Zakat Tebar Manfaat ke Masyarakat Cipinang Besar Selatan
Kodim 0503/JB Laksanakan Pemotongan Hewan Qurban 4 Ekor Sapi
Berita ini 141 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:08 WIB

Ketua LBH Aspirasi Rakyat Bersatu DPC Kabupaten Tangerang Soroti Proyek Pemasangan PJU di Sukadiri

Senin, 24 Juni 2024 - 15:02 WIB

Diduga Tanpa Surat Persetujuan Berlayar, Subditgakkum Ditpolairud Polda Jateng Lakukan Riksa 3 Kapal Perikanan

Minggu, 23 Juni 2024 - 16:38 WIB

Kepengurusan Karang Taruna Jakarta Timur Tuai kritikan

Sabtu, 22 Juni 2024 - 15:33 WIB

Dukung Revisi UU Polri, Akademisi: Usia Hanyalah Angka, yang Penting Produktivitas

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:21 WIB

Sidang Mediasi Pdt. Gilbert Lumoindong tanda keseriusan untuk menyelesaikan perkara perdata yang lagi digugat oleh Kantor Hukum & Investigasi MAHANAIM Law Firm

Jumat, 21 Juni 2024 - 15:10 WIB

Jumat Berkah: Rumah Zakat Tebar Manfaat ke Masyarakat Cipinang Besar Selatan

Jumat, 21 Juni 2024 - 10:09 WIB

Kodim 0503/JB Laksanakan Pemotongan Hewan Qurban 4 Ekor Sapi

Rabu, 19 Juni 2024 - 22:48 WIB

Peringati Hari Raya Idul Adha 1445 H/ 2024M Apical Marunda Salurkan dan Berbagi Hewan Qurban Untuk Masyarakat Sekitar

Berita Terbaru

NEWS

Kepengurusan Karang Taruna Jakarta Timur Tuai kritikan

Minggu, 23 Jun 2024 - 16:38 WIB