Jakarta-Terminal Bus Kalideres Jakarta Barat, menunjukan konsistensinya dalam melakukan pengolahan sampah organik. Salah satunya dengan memproduksi pupuk dari olahan sampah daun dan rumput kering.
Kepala Terminal Bus Kalideres Jakarta Barat, Revi Zulkarnain menyebut ada satu titik yang dijadikan tempat komposting atau pengolahan sampah daun dan rumput kering di terminal Kalideres.
“Waktu yang dibutuhkan untuk membuat kompos adalah dua minggu sampai satu bulan, hasilnya bisa mencapai 100 plastik yang berukuran lima kilo. Dan ini kita gunakan untuk kepentingan pemupukan tanaman yang ada diterminal Kalideres ini, “kata Revi, Selasa 2/10 Siang.
Revi menjelaskan proses pembuatan pupuk yang diolah menjadi kompos itu diantaranya, daun daun dan rumput kering.
“Waktu yang dibutuhkan untuk membuat kompos adalah dua minggu hingga satu bulan. Dan bahan bahannya yang kering. Karena bahan yang kering adalah bahan yang bersifat kering, kasar, berserat, dan berwarma coklat. Bahan tersebut terdiri dari daun kering dan rumput kering,”ujarnya.
Revi menghimbau kepada para pengguna jasa terminal Kalideres agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Kebersihan di terminal Kalideres ini kita berharap dapat dijaga bersama sama, supaya terminal ini bisa menjadi bersih, indah, aman dan nyaman bagi semua yang menggunakan jasa terminal ini, “pungkasnya. (Leman)







