slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Kapolsek Gadingrejo Beberkan Motif Lansia Asal Pringsewu Bunuh Diri Dikandang Ayam - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Kapolsek Gadingrejo Beberkan Motif Lansia Asal Pringsewu Bunuh Diri Dikandang Ayam

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 11 September 2022 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu Jurnalis Investigasi News. Com — Wanita lanjut usia asal Dusun Bulumanis Pekon Bulurejo Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung berinisial SH (60) ditemukan meninggal dengan Cara gantung diri didalam kandang ayam dibelakang rumahnya.

Korban pertama kali ditemukan saksi Bero (64) pada Sabtu (10/9/22) pukul setengah 5 sore.

Menantu korban, Dwi Setiyowati menceritakan, terkahir kali melihat korban pada pukul 10 pagi. Sebelum kejadian itu korban masih beraktivitas seperti biasa dan tidak memperlihatkan perilaku yang mencurigakan.

“Terakhir ketemu sekitar pukul 10 pagi dan setelah itu ibu tidak kelihatan. Sewaktu dicari kesana sini juga tidak ada yang tau,” ujarnya

Lantaran sampai pukul 3 sore korban tidak juga pulang, maka saksi memberitahukan kepada suaminya dan kemudian melakukan pencarian dengan dibantu saudara dan tetangga.

Baca Juga :  Dinas Perhubungan Kota Langsa Tes Urine Tenaga Kontrak dan ASN

Setelah beberapa jam dicari, akhirnya pada pukul setengah 5 sore korban berhasil ditemukan oleh Saksi Bero didalam kandang ayam dibelakang rumah dalam posisi gantung diri.

“Yang pertama kali menemukan ibu saya itu Mbah Bero, dan setelah itu kami langsung melapor ke Polisi,” jelasnya.

Terpisah Kapolsek Gadingrejo Iptu Anwar Mayer Siregar mengatakan, pasca menerima laporan kejadian tersebut, pihaknya langsung menerjunkan personel ke TKP untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara.

Pada saat polisi datang, korban belum dievakuasi warga. Di TKP itu, korban diketahui gantung diri dengan menggunakan tali panjang yang diikatkan di atap kandang.

Pada saat dilakukan pemeriksaan bersama tenaga medis dari Puskesmas Wates, korban dinyatakan sudah dalam posisi meninggal dunia.

Baca Juga :  Polsek Karangawen Gencarkan Patroli Mobile Malam Hari Antisipasi Kejahatan Jalanan

Ditubuh korban tidak ditemukan luka tanda bekas penganiayaan dan ditemukan ciri khas bunuh diri.

“Dari hasil pemeriksaan dugaan penyebab kematian korban murni bunuh diri” jelas Iptu Anwar Mayer kepada awak media pada Minggu (11/9/22) pagi

Menurut Kapolsek, Hal itu diperkuat dengan keterangan pihak keluarga yang menyatakan bahwa selama ini korban menderita sakit gula menahun.

Meski sudah sering berobat namun penyakitnya itu kerap kambuh dan tak kunjung sembuh.

“Sedangkan motif korban nekat mengakhiri hidup diduga depresi karena sakit yang tak kunjung sembuh,”ungkapnya.

Atas kejadian itu, pihak keluarga mengaku telah menerima dan mengiklaskan serta menolak untuk dilakukan proses outopsi.

“Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tandasnya.

(YD/Humas) / Red

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Berita Terbaru

Lingkungan hidup

Apabila Jalur Tambang Dibuka akan Menuai Permasalahan Baru

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:15 WIB